Di suatu negri buatan, jauh di tengah hutan, hiduplah seorang putri cantik bersama 7 orang kurcaci wanita. Setiap hari mereka lalui dengan gembira. Tak jauh dengan mereka, tinggallah seorang penyihir jahat yang tidak menyukai sang putri karena kecantikannya, dan sedang berusaha menghilangkan sang putri dari dunia ini. Ia membuat sebuah labu beracun yang akan dikirimkan kepada sang putri supaya sang putri memakannya.
Sementara itu di rumah kurcaci, para kurcaci sedang meributkan pakaian yang akan mereka pakai ke pesta dansa istana kurcaci. Putri yang sama sekali belum pernah pergi ke pesta ingin ikut serta. Namun, ternyata pesta tersebut hanya untuk para kurcaci saja. Dengan sangat menyesal, para kurcaci meninggalkan sang putri sendirian di rumah. Tidak berapa lama, bel rumah kurcaci berbunyi. Rupanya, ada paket dari : “nama yang tidak dikenal” yang ternyata berisi sebuah labu, yang tidak lain adalah labu beracun buatan sang penyihir jahat. Melihat labu itu, Putri teringat cerita Cinderella. Iapun memohon kepada Tuhan agar labu tersebut diubah menjadi sebuah kendaraan. Dan.. permohonannya dikabulkan! Tiba-tiba buah labu itu berubah menjadi motor Harley th 90-an!! Mengapa begitu? Tentu saja itu disebabkan oleh ramuan sang penyihir jahat. Putri pun pergi ke pesta dansa istana manusia.
Penyihir jahat yang mengintai kejadian itu bertambah iri kepada sang putri. Ia bermaksud membakar rumah kurcaci. Setelah alarm rumah tsb disihir supaya tidak berbunyi, iapun pergi ke dapur mencari korek api. Saat masuk ke dapur, ia mencium bau aneh. Namun karena ia tidak tahu bau apa itu, ia tidak memperdulikannya. Setelah menemukan korek api, ia langsung saja menyalakannya, dan… apa yang terjadi?? Rumah itu tiba-tiba meledak bersama dengan sang penyihir jahat. Rupanya, Putri yang berangkat terburu-buru lupa mematikan gas. Malangnya, karena kurangnya IPTEK sang penyihir jahat, ia tidak mengetahui bau gas dan bahayanya.
Dengan cerita ini, dapat kita petik suatu pelajaran, yaitu : Betapa pentingnya IPTEK dalam kehidupan kita.
The end
